Agustus 2019. Jumblah janda Di Bangkalan Diperkirakan Mencapai Ratusan

Bangkalan- Jumlah Janda di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dalam 6 bulan terakhir selama tahun 2019 diperkirakan mencapai ratusan orang.
Hal itu ditinjau dari angka permohonan perceraian yang semakin meningkat belakangan. Minggu (25/8/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pengadilan Agama (PA) Bangkalan, sejak Bulan Januari- Juli 2019, kasus cerai talak mencapai 418 perkara. Sedangkan perkara cerai gugat mencapai 614.

Dari rincian tersebut, perkara cerai talak terbanyak terjadi pada Bulan Januari, jumlahnya sebanyak 115 perkara. Begitu pula angka cerai gugat, di bulan tersebut mencapai 138 perkara.

Untuk data angka cerai talak paling rendah, terjadi pada bulan Februari sebanyak 39 perkara. Sementara untuk cerai gugat, angka terendah terjadi pada bulan Mei, berjumlah 57 perkara.

Humas Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bangkalan, Zinuri Jali menuturkan, dari data tersebut hampir 80 persen perkaranya sudah diputus.

“Saya sendiri nangani sisanya sekitar 60 perkara dari 300 perkara, artinya sudah rata rata diputus sekitar 80 persen,” tuturnya. Jumat (23/8/2019) lalu.

Ia menjelaskan, rata rata permohonan cerai datang dari mereka yang usianya berumur 30 tahun kebawah. Artinya, lanjut dia, permohonan cerai datang dari generasi muda (produktif).

“Kalaupun diatas 50 sangat jarang, rata rata usia 30 kebawah. Artinya generasi muda yang usia produktif,” terangnya.

Faktor pemicu permohonan perkara cerai, Kata dia, diantaranya masalah perekonomian dan masih kurangnya kedewasaan atau bersikap kekanak- kanakan.

“Dikira nikah itu mudah dan hanya urusan seksual (hubungan badan) saja, padahal setelah menikah tanggung jawabnya besar. Itulah kenyataan yang kami tangani,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah kata dia, membatasi melalui undang- undang tentang usia seseorang untuk menikah. Agar umur rumah tangga pernikahan seseorang tidak hanya berumur 1 atau 2 tahun.

“Sekarang kan aturannya masih, kalau laki laki 19 dan perempuan 16 tahun. Rencananya usia batasan menikah itu minimal 21 tahun agar mereka matang, bukan hanya dalam usia namun juga mental berumah tangga, sekarang masih diajukan,” tandasnya. (Mj)

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *