Diduga kroyok, Warga Jungayar Alami Luka Bacok Bagian Punggung dan Kepala

Bangkalan, alanwarpos.com. Korban pembacokan terjadi di desa Socah kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur. Rabu (25/9).

Di ketahui. Korban pembacokan tersebut bernama Abd, Ajiz (50). Warga Kampung sukun, Desa Jungayar, kecamatan Socah. Bagian belakang kepala korban sebelah kiri dan kanan di penuhi dengan luka bacok.

Tidak hanya itu. Punggung sebelah kiri dan Bibir sebelah kanan korban juga mengalami luka yang sangat parah akibat sabetan benda tajam.

Korban pun terbaring, serta sekujur tubuh yang dilumuri darah, pada akhirnya sekitar jam 12:30 WIB harus dilarikan kerumah sakit RSUD Syamrabu, Kota Bangkalan.

Kejadian ini juga di benarkan oleh Kasubag Humas Polri Bangkalan yang bernama Iptu Suyitno. Bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 11:00.

“Iya telah terjadi tindak pidana penganiayaan dengan pemberatan menggunakan senjata tajam dan mengakibatkan korban luka-luka sekira pukul 11.00 Wib,” terangnya.

Suyitno mengatakan ada 8 inisial yang diduga pelaku penganiayaan tersebut yang menyebabkan korban tak berdaya, yaitu Awr (50), Shtn, Swj, Sbr, Ipl, Mrds, Adi dan Jk. Awr lanjut dia, beralamat Kampung Bawah Sukun, Desa Junganyar.

” TKP nya bertempat di Gardu dekat urukan Dusun Junganyar Pesisir Desa Junganyar Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan,” terangnya.

Lanjut Suyitno, adapun kronologis peristiwa itu berdasarkan keterangan anak korban, Ali, bahwa pada pukul 10. 00 WIB AWR menanyakan tanah urukan kepada supir truk.

“Kemudian an. AWR (Pelaku) menanyakan kepada sdr. ARS bahwa lokasi tanah ini milik siapa ? Apa milik H. R dan dijawab tidak mengetahui oleh sdr. ARS, selanjutnya sdr. AWR meninggalkan lokasi tersebut,” papar Suyitno seraya menyampaikan hasil keterangan dari anak korban.

“Sekitar pukul 11.00 Wib AWR bersama 7 orang dengan membawa senjata tajam jenis clurit dan parang mendatangi orang yang berada di gardu tersebut, kemudian langsung membacok korban Abd Ajiz,” imbuhnya.

Masalah motif pembacokan sendiri, Suyitno belum membeberkan hingga berita ini dinaikkan.

Penulis: Moh jawadi

Editor: Miftahus syifak

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *