Dinkes Bangkalan Minta Anggaran Beakesmakin 2020 Di Tambah, Komisi D ; Kaji Ulang

Bangkalan, Alanwarpos.com – PLt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Sudiyo berharap anggaran untuk biaya kesehatan masyarakat miskin (Beakesmaskin) diperhatikan lebih serius pada tahun 2020.

Hal itu Ia sampaikan usai menemui Komisi D di Gedung DPRD di Jl. Sokarno Hatta Bangkalan. Selasa (12/11/2019). kata dia, anggaran 2020 hanya 1,5 miliar.

“Anggaran 2020 cuma ada 1,5 M. Tapi tadi saya tetap ngotot untuk ditambah terkait beakesmaskin ini, karena tidak cukup,” ungkap dia kepada sejumlah awak media.

Sudiyo mengatakan, estimasi beakesmaskin yang dibutuhkan setiap bulan sekitar 500 juta. Jika 12 bulan, lanjutnya, maka biaya yang dibutuhkan sekitar 6 M.

“Itu belum yang soetomo dan menur. Jadi rasionalisasi angka 7 M di tahun depan. Cuma ini masih usualan, mudah- mudahan lolos,” kata dia.

Pada APBD 2019, Beakesmaskin kata Sudiyo dianggarkan sebesar 1 M. Akan tetapi, dana tersebut hanya bertahan selama dua bulan. Kemudian, kembali dianggarakan di PAK sebesar 5 M.

“Saya berharap tahun depan ini lebih diperhatikan lagi. Kasian masyarakat miskin, jika tidak tercover bagaimana nasib mereka,” pintanya.

Sementara Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan mengatakan, memang beakesmaskin di APBD 2019 hanya dianggarkan 1 M bersumber di Dana Alokasi Umum (DAU). Kemudian, di PAK kembali dianggarkan 5 M.

“Kalau yang 5 miliar memang belum habis secara keseluruhan, tapi dua bulan kedepan itu akan habis,” ujar politisi PPP itu.

Untuk itu, politisi asal Kecamatan Galis itu mendorong tim anggaran Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengkaji ulang anggaran beakesmaakin yang relatif masih kecil.

“Karena ini sangat penting, saya mendorong tim anggaran pemkab, khususnya pak sekda untuk mengkaji ulang anggaran yang cukup kecil, terutama beakesmaskin yang masih kecil. Saya berharap 2020 sama dengan 2019 sekitar 6 miliar,” tandasnya.

Penulis: Lah

Sumber: jurnalfaktual.id

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *