Gubernur Khofifah turut bela sungkawa korban KM santika Nusantara sekaligus santuni mereka dengan uang transport

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menemui penumpang kapal motor (KM) atau KM Santika Nusantara yang berhasil dievakuasi. Sebelumnya KM Santika Nusantara terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur pada Kamis, 22 Agustus 2019.

Dalam akun instagram @khofifah.ip, Khofifah turut menyampaikan rasa duka seiring ada tiga korban meninggal dunia dalam kejadian terbakarnya KM Santika Nusantara. Tiga orang korban yang meninggal tersebut turut dievakuasi ke Surabaya dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara.

“Kita semua ikut belasungkawa atas wafatnya tiga orang penumpang kapal terbakar ini. Semoga almarhum dimaafkan semua khilafnya, diampuni dosanya, keluarganya diberi ketabahan. Amin,” tulis Khofifah.

Khofifah juga menceritakan kondisi korban KM Santika Nusantara yang selamat. Ia menuturkan, kalau korban selamat tampak sehat meski masih agak lemah. Beberapa orang mengaku trauma. “Saya berharap kondisi mereka dapat segera membaik dan pulih,” tutur dia

KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu

Sebelumnya, Kapal motor (KM) Santika Nusantara yang membawa 111 penumpang terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep Jawa Timur pada Kamis, 22 Agustus 2019 sekitar pukul 20.49 WIB. Rute kapal tersebut berangkat dari Surabaya, Jawa Timur dengan tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kabid Kerjasama, Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan Kesyahbandaran Pertama Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rony Fahmi menuturkan, sesuai dengan manifest penumpang, ada 111 penumpang terdiri dari 100 orang dewasa, enam anak, lima bayi dan 44 kru kapal.

“Selain itu ada 92 kendaraan yang terparkir di dalam kapal,” ujar Rony kepada Radio Suara Surabaya, seperti melansir suarasurabaya.net, Jumat, 23 Agustus 2019.

Ia menuturkan, kapal tersebut berangkat dari Surabaya pukul 08.05 WIB dengan tujuan Balikpapan. “Tapi sampai sekarang belum bisa memastikan kebakaran dari bagian mana,” kata dia.

Rony menuturkan, sebanyak 53 penumpang sudah dievakuasi dengan lima unit kapal pada pukul 23.30 WIB. Selain itu juga ada sebagian penumpang yang lompat ke air juga telah diselamatkan.

“Kapal-kapal yang ada di seputaran Masalembu sudah diimbau untuk merapat menolong penumpang di antaranya KM Bintang Samudera dan perahu nelayan,” ujar dia.

Rony menambahkan, saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung. “Kami berharap tidak ada korban dan saat ini kondisi kapal masih tetap terapung,” kata dia. (mj)

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *